Polsek Sumur Tunjukkan Kepedulian, Dampingi Balita Pengidap Hidrosefalus

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | Radar Bansel

Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Sumur Polres Pandeglang. Bersama tenaga kesehatan dan unsur lintas sektor, personel Polsek Sumur turun langsung mendampingi penanganan Tiara Destiva (1), balita penyandang disabilitas yang menderita hidrosefalus di Kampung Sumur Adem, Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Pendampingan dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan pendamping sosial untuk memastikan kondisi Tiara mendapat perhatian serta penanganan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Sumur AKP Erwin Heryadi, S.H., melalui Kanit Intel Polsek Sumur Aipda Dadan Somantri, mengatakan kehadiran personel Polsek Sumur merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan.

“Kami hadir bersama tim kesehatan dan unsur terkait untuk melihat langsung kondisi anak tersebut. Kehadiran kami merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar proses pendampingan dan penanganan berjalan dengan baik. Semoga dengan sinergi semua pihak, Tiara memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal,” ujar Aipda Dadan Somantri kepada Radar Bansel, Jumat (31/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sumur diwakili Aipda Dadan Somantri selaku Kanit Intel dan Aiptu Ahmad Muhaimin selaku KSPKT. Mereka bergabung bersama tim UPT Puskesmas Kecamatan Sumur, TKSK Kecamatan Sumur Doni Sudoni, Bidan Desa Sumberjaya, tenaga gizi, perawat, serta unsur Pemerintah Desa Sumberjaya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Sumur, Juriah, S.Si., mengatakan pihaknya langsung menginstruksikan jajaran Puskesmas untuk melakukan kunjungan rumah setelah menerima informasi mengenai kondisi Tiara.

“Saya sudah menginstruksikan dokter, bidan desa, ahli gizi, perawat, Kasubag TU dan staf untuk turun ke lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan Pak Camat, Kapolsek, dan pemerintah desa agar penanganan dilakukan secara terpadu,” kata Juriah.

Berdasarkan laporan tim medis, Tiara mulai menunjukkan gejala hidrosefalus sejak usia sekitar tiga bulan. Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Banten, dokter spesialis mendiagnosis adanya penumpukan cairan di otak sehingga dilakukan operasi pemasangan Ventriculoperitoneal (VP) Shunt.

Saat ini Tiara masih harus menjalani kontrol rutin ke RSUD Banten serta mengonsumsi obat secara berkala. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga menjadi kendala karena biaya transportasi menuju rumah sakit sering kali memberatkan.

Di sisi lain, TKSK Kecamatan Sumur Doni Sudoni telah melakukan asesmen sosial dan berkoordinasi dengan Sentra Galih Pakuan Bogor untuk mengusulkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI). Bantuan yang diusulkan meliputi dukungan biaya pengobatan, susu, popok, sembako, stroller, kasur anak, perlengkapan bayi, hingga bantuan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga.

Aipda Dadan Somantri berharap kepedulian yang ditunjukkan seluruh pihak dapat memberikan semangat bagi keluarga Tiara untuk terus menjalani proses pengobatan.

“Kami berharap Tiara segera memperoleh kondisi kesehatan yang lebih baik. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pendampingan,” pungkasnya.

Pendampingan yang dilakukan Polsek Sumur bersama tenaga kesehatan dan pemerintah setempat menjadi bukti bahwa penanganan persoalan kemanusiaan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan Tiara memperoleh layanan kesehatan dan bantuan sosial secara berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.
(Red)

Berita Terkait

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan
PLN Pastikan Tiang Listrik Bukan untuk Kabel WiFi, Hanya Iconnet yang Berizin
Biaya Berobat Jadi Kendala, Tiara Terus Berjuang Lawan Hidrosefalus
Pangdam III/Siliwangi Pastikan Kesiapan Tempur Yonkav 4/KC Lewat Latihan Senjata Berat
Sengketa Lahan Tol Serang–Panimbang Memanas, Ahli Waris Siap Turun Aksi
Pusbekangad Perkuat Kompetensi Digital Personel Lewat Bimtek Penerangan
Kapolda Banten Ajak Generasi Muda Maknai Hari Ikrar Pramuka Bentuk Karakter
Saung Jurnalis detikPerkara Satukan Insan Pers dan Aktivis dalam Aksi Peduli Anak Yatim
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:41 WIB

Polsek Sumur Tunjukkan Kepedulian, Dampingi Balita Pengidap Hidrosefalus

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Biaya Berobat Jadi Kendala, Tiara Terus Berjuang Lawan Hidrosefalus

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:53 WIB

Pangdam III/Siliwangi Pastikan Kesiapan Tempur Yonkav 4/KC Lewat Latihan Senjata Berat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01 WIB

Sengketa Lahan Tol Serang–Panimbang Memanas, Ahli Waris Siap Turun Aksi

Berita Terbaru