Dari Anak Petani Menjadi Pamong Praja Muda, Kisah Inspiratif Toriq Disematkan Pangkat oleh Presiden

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang | Radar Bansel

Perjuangan seorang anak petani asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Mohamad Toriq Anwar berhasil menorehkan prestasi sebagai salah satu lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 dan memperoleh kehormatan menerima penyematan tanda pangkat Pamong Praja Muda langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Momentum bersejarah tersebut berlangsung dalam pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Toriq lahir dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya menggantungkan hidup sebagai petani, peternak bebek, sekaligus penjual telur. Kondisi ekonomi keluarga sempat menjadi tantangan ketika ia mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tahun 2022.

Jarak rumah menuju lokasi seleksi di Kota Semarang yang mencapai sekitar lima jam perjalanan membuat keluarganya harus berjuang keras menyediakan biaya transportasi maupun kelengkapan administrasi.

Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangatnya.
Melalui kerja keras dan disiplin belajar, Toriq berhasil lolos seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, SKD, tes kesehatan, psikotes hingga kesamaptaan. Ia bahkan mencatat nilai SKD sekitar 455 dan menempati peringkat pertama pada sesi seleksi sebelum akhirnya meraih peringkat kedua tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga karena dipercaya menjadi salah satu dari tiga Purna Praja yang menerima penyematan langsung dari Presiden Republik Indonesia. Ini menjadi pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya.

Menurut Toriq, keberhasilannya tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga yang terus mendorongnya untuk mengubah masa depan melalui pendidikan.

Kini, setelah resmi menjadi Pamong Praja Muda, ia bertekad mengabdikan diri sepenuhnya kepada bangsa dan negara.

“Kami siap memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya.

Kisah Mohamad Toriq Anwar menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat diraih oleh siapa saja, termasuk mereka yang berasal dari keluarga sederhana, selama memiliki tekad kuat, kerja keras, dan tidak mudah menyerah.
(Red)

Berita Terkait

Enam Tahun Berdiri, MIS Durotun Nasihah di Cibitung Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pembangunan
Komite SMK Pelita Cibitung Ajak Wali Murid Bersinergi Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan
PLN Pastikan Tiang Listrik Bukan untuk Kabel WiFi, Hanya Iconnet yang Berizin
BPPKB Banten Perkuat Soliditas Lewat Turnamen Sepak Bola, BPPKB 98 Taklukkan Sudimanik 1-0
Bonnie Triyana Dorong Talenta Riset Nasional, UNMA Cetak Mahasiswa Adaptif di Era AI
Pangdam III/Siliwangi Pastikan Kesiapan Tempur Yonkav 4/KC Lewat Latihan Senjata Berat
Sengketa Lahan Tol Serang–Panimbang Memanas, Ahli Waris Siap Turun Aksi
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Enam Tahun Berdiri, MIS Durotun Nasihah di Cibitung Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pembangunan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Komite SMK Pelita Cibitung Ajak Wali Murid Bersinergi Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Melalui Talkshow RRI Banten, Polda Banten Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Karhutla dan Konsekuensi Hukum Pembakaran Lahan

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Dari Anak Petani Menjadi Pamong Praja Muda, Kisah Inspiratif Toriq Disematkan Pangkat oleh Presiden

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:39 WIB

BPPKB Banten Perkuat Soliditas Lewat Turnamen Sepak Bola, BPPKB 98 Taklukkan Sudimanik 1-0

Berita Terbaru