Pandeglang | Radar Bansel
Komite SMK Pelita Cibitung menggelar sosialisasi bersama para wali murid sebagai upaya memperkuat sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMK Pelita, Kampung Cipari, Desa Manglid, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan dihadiri Ketua Komite SMK Pelita Cibitung Ede Supyana, Kepala SMK Pelita Cibitung Ade Mimin Yuningsih, S.Pd., jajaran dewan guru, di antaranya Suti’ah, serta para wali murid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Ketua Komite Ede Supyana menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat peserta didik memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi para siswa yang setiap hari menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan sekolah.
“Karena itu, memastikan lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, dan kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama. Komite, pihak sekolah, dan seluruh orang tua harus bersinergi agar anak-anak dapat belajar dengan tenang dan merasa terlindungi selama berada di sekolah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu kebutuhan yang saat ini dinilai mendesak adalah pembangunan pagar pembatas di lingkungan sekolah. Menurutnya, hingga saat ini area sekolah masih terbuka sehingga pengawasan terhadap lingkungan belum maksimal.
“Kondisi tersebut memungkinkan hewan liar maupun pihak luar masuk ke lingkungan sekolah. Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk siswa dan tamu juga menjadi kurang optimal. Karena itu kami menyosialisasikan rencana pembangunan pagar bambu sebagai langkah awal meningkatkan keamanan lingkungan sekolah,” jelas Ede.
Sementara itu, Kepala SMK Pelita Cibitung, Ade Mimin Yuningsih, S.Pd., mengapresiasi dukungan Komite dan para wali murid yang terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kemajuan sekolah.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di dalam kelas, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang aman serta dukungan penuh dari orang tua.
“Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang baik antara sekolah, komite, dan wali murid terus terjalin. Dengan kebersamaan, berbagai kebutuhan sekolah dapat diselesaikan melalui musyawarah demi kepentingan peserta didik,” ujar Ade Mimin Yuningsih.
Hal senada disampaikan salah seorang dewan guru, Suti’ah, yang menilai keberadaan pagar sekolah akan memberikan rasa aman, baik bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Keamanan lingkungan sekolah merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kenyamanan proses belajar mengajar. Semoga rencana ini mendapat dukungan penuh dari seluruh wali murid sehingga dapat segera direalisasikan,” katanya.
Dalam sesi dialog, para wali murid juga diberi kesempatan menyampaikan pendapat, masukan, serta harapan terhadap perkembangan SMK Pelita Cibitung. Mayoritas peserta menyambut baik rencana pembangunan pagar bambu sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Komite SMK Pelita Cibitung berharap semangat gotong royong dan kebersamaan antara sekolah, komite, dan orang tua semakin kuat sehingga mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bagi seluruh peserta didik.
(Asrori)







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.