Jalan Penghubung Empat Desa di Cibitung Rusak Parah, Warga Harap Pembangunan Segera Direalisasikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | Radar Bansel

Kondisi ruas jalan yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, dikeluhkan masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi warga itu mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama saat musim hujan.

Ruas jalan tersebut diantaranya melintasi Desa Kiarajangkung, Desa Kutakarang, Desa Cikiruh, hingga Desa Malang Nengah. Jalan itu merupakan jalur penghubung vital bagi masyarakat yang setiap hari digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, hasil perkebunan, kayu, serta kebutuhan pokok lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecamatan Cibitung yang berada di wilayah paling selatan Kabupaten Pandeglang terdiri atas 10 desa, yakni Desa Cikadu, Cikalong, Malang Nengah, Cikiruh, Kutakarang, Kiarajangkung, Manglid, Sindangkerta, Kiarapayung, dan Desa Citeluk. Sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan yang hasilnya bersifat musiman.

Seorang warga Kecamatan Cibitung yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja Endang (nama samaran), mengatakan kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari.

“Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Setiap hari dilalui kendaraan yang mengangkut hasil pertanian, kayu, dan kelapa butiran. Kalau musim hujan kondisinya semakin sulit dilalui karena berlumpur dan licin. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya,” ujar Endang kepada media, Rabu (8/7/2026).

Menurut Endang, buruknya kondisi jalan tidak hanya memperlambat distribusi hasil bumi, tetapi juga meningkatkan biaya transportasi serta risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan sementara, melainkan membangun jalan dengan kualitas yang lebih baik agar mampu menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Ormas BPPKB Banten DPAC Kecamatan Cibitung, Rohdi yang akrab disapa Kobra, menyampaikan bahwa masyarakat telah lama menantikan pembangunan ruas jalan tersebut.

Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, pemerintah telah mengalokasikan anggaran pembangunan pada sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Cibitung.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, pembangunan jalan akan segera dilaksanakan. Kami berharap pekerjaan dapat direalisasikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rohdi.

Menurut informasi, program pembangunan Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mengalokasikan anggaran Rp7,2 miliar untuk pembangunan konektivitas ruas Ciwangun–Citeluk, serta Rp7,2 miliar untuk pembangunan konektivitas ruas Cikadu–Sudimanik. Masing-masing kegiatan juga dilengkapi anggaran pengawasan sebesar Rp200 juta.

Selain itu, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten, juga dialokasikan anggaran peningkatan kualitas jalan lingkungan di Desa Malang Nengah, Desa Cikalong, Desa Kiarapayung, dan Desa Kiarajangkung dengan nilai ratusan juta rupiah.

Masyarakat berharap seluruh program tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana agar konektivitas antarwilayah semakin baik, biaya distribusi hasil pertanian menurun, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Pandeglang.

Sementara itu, Endan Kepala Desa Cikiruh yang berupaya dikonfirmasi media melalui sambungan telepon genggam hingga berita ini diterbitkan belum dapat dimintai keterangan karena nomor telepon yang dihubungi dalam keadaan tidak aktif.

Radar Bansel juga masih berupaya memperoleh penjelasan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten mengenai jadwal pelaksanaan pembangunan serta target penyelesaian proyek tersebut.
(Asrori NS)

 

Berita Terkait

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri
Polemik Aset BPP Cigeulis Bergulir, Korluh Saat Ini Belum Beri Penjelasan Substansi
612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik
Pemdes Banyubiru Tegaskan Bantuan Pangan Gratis, Tak Pernah Instruksikan Pungutan
Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Ciwangun Timur Diajak Teladani Akhlak Rasulullah
Turnamen Tanjungan Cup 2026 Resmi Bergulir, 63 Tim Berebut Gelar Juara
Momentum Kemerdekaan, Camat Cibitung Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:30 WIB

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri

Kamis, 10 September 2026 - 11:23 WIB

Polemik Aset BPP Cigeulis Bergulir, Korluh Saat Ini Belum Beri Penjelasan Substansi

Kamis, 10 September 2026 - 11:02 WIB

612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik

Senin, 7 September 2026 - 00:30 WIB

Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Ciwangun Timur Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru