Jalan Provinsi di Angsana Amblas Berbulan-bulan, AMIRA Minta Pemprov Banten

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | Radar Bansel

Kerusakan parah pada ruas jalan provinsi di Kampung Limushaseum, Desa Sumurlaban, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kembali menjadi perhatian masyarakat. Hingga memasuki bulan keempat, separuh badan jalan yang amblas sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter belum juga mendapat penanganan permanen, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan media, kondisi badan jalan yang amblas menyebabkan jalur lalu lintas menyempit. Kendaraan dari dua arah harus melintas secara bergantian sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga menduga kerusakan tersebut dipengaruhi oleh kondisi tanah yang labil. Selain itu, muncul dugaan konstruksi jalan yang kurang mampu menopang kontur tanah di lokasi. Warga juga mengaitkan kondisi tersebut dengan aktivitas di sekitar area yang disebut-sebut berkaitan dengan rencana pembangunan kandang ayam milik perusahaan Pokphand di sisi ruas jalan. Dugaan tersebut masih memerlukan penjelasan dari pihak-pihak terkait.

Seorang warga Kecamatan Angsana yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja Yayan (nama samaran), mengatakan kondisi jalan tersebut telah berlangsung sekitar empat bulan tanpa adanya perbaikan permanen.

“Sudah sekitar empat bulan kondisinya seperti ini. Kami khawatir kalau terus dibiarkan akan memakan korban jiwa. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat sekaligus jalur angkutan barang,” ujarnya kepada Radar Bansel, Senin (6/7/2026).

Menurut Yayan, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, sedikitnya sudah ada dua truk pengangkut barang yang terguling di lokasi akibat kondisi jalan yang menyempit dan amblas. Informasi tersebut masih berdasarkan keterangan warga dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari instansi berwenang.

Selain persoalan keselamatan, warga juga mengeluhkan keberadaan sejumlah orang yang hampir setiap hari berada di lokasi untuk mengatur arus kendaraan.

Yayan mengaku para “pak ogah” tersebut diduga meminta sejumlah uang kepada pengendara, meskipun masyarakat tidak mengetahui apakah aktivitas tersebut memiliki dasar penugasan atau kewenangan resmi.

“Hampir setiap hari ada pak ogah di lokasi. Mereka diduga meminta uang kepada kendaraan yang lewat. Kami tidak tahu apakah mereka bertugas secara resmi atau tidak. Harapan kami pemerintah segera memperbaiki jalan agar kondisi seperti ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPC AMIRA Kabupaten Pandeglang, Rohikmat, mendesak pemerintah agar tidak menunda penanganan jalan yang dinilainya sudah mengancam keselamatan masyarakat.

“Empat bulan jalan provinsi dalam kondisi amblas tanpa penanganan permanen adalah persoalan serius. Keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan karena lambannya penanganan. Pemerintah harus hadir sebelum terjadi korban yang lebih besar,” tegas Rohikmat.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah Provinsi Banten sebagai pemilik kewenangan ruas jalan tersebut agar penanganan darurat maupun pembangunan permanen dapat segera direalisasikan.

Rohikmat juga mendesak DPRD Kabupaten Pandeglang untuk menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan percepatan perbaikan jalan tersebut.

“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat lambannya penanganan. DPRD harus ikut mengawal dan memastikan persoalan ini menjadi prioritas. Jalan ini merupakan akses vital yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah juga perlu melakukan kajian teknis secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti amblasnya badan jalan, termasuk mengevaluasi kualitas konstruksi, kondisi tanah, sistem drainase, maupun faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi stabilitas jalan.
Ia juga meminta aparat berwenang menertibkan apabila ditemukan adanya praktik pungutan yang tidak memiliki dasar hukum di lokasi kerusakan jalan.

“Jangan sampai kondisi jalan yang rusak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi. Negara harus hadir memberikan rasa aman, baik dari sisi keselamatan berlalu lintas maupun ketertiban di lapangan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai penyebab pasti amblasnya ruas jalan tersebut, rencana perbaikan permanen, maupun informasi terkait dugaan pungutan yang disampaikan warga. Radar Bansel tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak.
(IS)

Berita Terkait

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri
Polemik Aset BPP Cigeulis Bergulir, Korluh Saat Ini Belum Beri Penjelasan Substansi
612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik
Pemdes Banyubiru Tegaskan Bantuan Pangan Gratis, Tak Pernah Instruksikan Pungutan
Momentum Kemerdekaan, Camat Cibitung Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
PGRI Cibitung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Jalan Sehat dan Sambung Lirik
Cikiruh Wetan Juara Sepak Bola HUT RI 81 Cikeusik Usai Kalahkan Umbulan 4-3
Semarak Hari Pramuka dan HUT RI ke-81, Ribuan Pelajar Meriahkan Gerak Jalan Cikeusik
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:30 WIB

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri

Kamis, 10 September 2026 - 11:23 WIB

Polemik Aset BPP Cigeulis Bergulir, Korluh Saat Ini Belum Beri Penjelasan Substansi

Kamis, 10 September 2026 - 11:02 WIB

612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Momentum Kemerdekaan, Camat Cibitung Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:02 WIB

PGRI Cibitung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Jalan Sehat dan Sambung Lirik

Berita Terbaru