Gudang Rongsok Cibaliung Terbakar, Warga Diimbau Tak Bakar Sampah Sembarangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | Radar Bansel

Sebuah gudang penyimpanan barang bekas (rongsok) milik Upit yang berada di Kampung Canolong-Ciwangun, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (10/7/2026) petang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB itu sempat menggegerkan warga karena kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan gudang beserta isinya.

Banyaknya material yang mudah terbakar, seperti plastik, kardus, dan berbagai jenis barang bekas lainnya, membuat api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian gudang. Warga yang melihat kepulan asap hitam segera berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran dan aparat pemerintah desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Desa Sukajadi, Eko Suryaman, membenarkan terjadinya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran sampah di sekitar lokasi kejadian.

“Dugaan sementara, ada warga yang membakar sampah di dekat gudang. Api diduga ditinggalkan dalam keadaan belum benar-benar padam, kemudian tertiup angin hingga merambat ke gudang yang berisi barang-barang mudah terbakar,” ujar Eko Suryaman kepada Radar Nusantara, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, hingga saat ini belum terdapat laporan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, bangunan gudang beserta seluruh barang bekas yang tersimpan di dalamnya hangus terbakar. Sementara itu, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan cenderung kering sehingga api lebih mudah merambat.

Pemerintah desa bersama aparat terkait mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah tanpa pengawasan dan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
(IS)

Berita Terkait

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri
612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik
Pemdes Banyubiru Tegaskan Bantuan Pangan Gratis, Tak Pernah Instruksikan Pungutan
Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Ciwangun Timur Diajak Teladani Akhlak Rasulullah
Turnamen Tanjungan Cup 2026 Resmi Bergulir, 63 Tim Berebut Gelar Juara
Momentum Kemerdekaan, Camat Cibitung Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
Krisis Air Bersih, Polsek Bojong dan CV STN Bantu Warga Kampung Hagaru
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:30 WIB

Temuan K3 Ditindaklanjuti, PLN Tinggikan Jaringan Listrik di Margagiri

Kamis, 10 September 2026 - 11:02 WIB

612 KPM Margasana Terima 30 Kg Beras, Warga: Sangat Membantu di Masa Paceklik

Senin, 7 September 2026 - 00:30 WIB

Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami Proyek Paving Block Kampung Karet Diduga Asal Jadi, Papan Informasi Sulit Dipahami

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Warga Ciwangun Timur Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Turnamen Tanjungan Cup 2026 Resmi Bergulir, 63 Tim Berebut Gelar Juara

Berita Terbaru