Bonnie Triyana Dorong Talenta Riset Nasional, UNMA Cetak Mahasiswa Adaptif di Era AI

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang | Radar Bansel 

Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten memperkuat upayanya membangun budaya riset melalui Workshop Bina Talenta Riset dan Pengembangan bertema “Menjadi Mahasiswa Adaptif di Era Kecerdasan Buatan”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) H.M. Irsyad Djuwaeli, Kamis (30/7/2026), menghadirkan Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana, S.S., M.Hum., bersama akademisi dan praktisi pendidikan untuk membahas penguatan riset serta tantangan pendidikan tinggi di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Workshop tersebut merupakan bagian dari upaya UNMA Banten memperkuat budaya riset sekaligus menyiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi. Melalui forum ini, peserta diajak membangun kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi digital, dan integritas akademik sebagai bekal menghadapi perubahan di dunia pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rektor UNMA Banten Prof. Dr. Andriansyah, M.Si. membuka kegiatan sekaligus menjadi salah satu narasumber. Menurutnya, kecerdasan buatan harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan mutu pembelajaran, penelitian, dan inovasi di perguruan tinggi.

“Kecerdasan buatan tidak boleh dipandang sebagai ancaman bagi dunia pendidikan, melainkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan inovasi. Tugas perguruan tinggi hari ini bukan hanya melahirkan lulusan yang mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan daya kritis agar mampu memimpin perubahan. Melalui Workshop Bina Talenta Riset dan Pengembangan ini, UNMA Banten berkomitmen membangun ekosistem riset yang kuat serta menyiapkan mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujar Prof. Andriansyah.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana yang hadir sebagai keynote speaker menekankan pentingnya penguatan talenta riset sebagai fondasi pembangunan bangsa di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, daya saing Indonesia di masa depan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki budaya riset dan kemampuan berpikir ilmiah.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir ilmiah, budaya riset, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mampu menghasilkan inovasi. Saya mengapresiasi langkah UNMA Banten yang terus membangun budaya riset dan mendorong mahasiswa agar siap menghadapi tantangan era kecerdasan buatan dengan tetap menjunjung tinggi integritas akademik dan nilai-nilai kebangsaan,” kata Bonnie Triyana.

Workshop juga menghadirkan akademisi UNMA Banten Dr. Nenden Suciyati Sartika, M.Pd. serta praktisi pendidikan Andi Gunawan, M.Lis. Keduanya membahas strategi membangun karakter mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan mampu memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung pembelajaran, penelitian, serta pengembangan inovasi.

Para narasumber sepakat bahwa kecerdasan buatan perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi. Karena itu, perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan analitis, kepemimpinan, etika, dan semangat berinovasi.

Rangkaian kegiatan berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB, diawali dengan pembukaan, sambutan Rektor UNMA Banten dan keynote speaker, penyerahan cendera mata, penyampaian materi, diskusi panel, hingga penutupan dan foto bersama. Kegiatan dipandu oleh moderator apt. Dhyne Dwi Jayantie, M.Farm.

Antusiasme mahasiswa terlihat sejak registrasi dibuka. Peserta dari berbagai program studi memenuhi ruang seminar untuk mengikuti paparan para narasumber mengenai penguatan budaya riset, arah kebijakan pendidikan tinggi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung penelitian dan inovasi.

Workshop ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan praktisi dalam memperkuat budaya riset sekaligus menyiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi. Melalui kolaborasi tersebut, UNMA Banten berharap lahir semakin banyak peneliti muda yang inovatif, adaptif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
(Red)

Berita Terkait

Peringati HUT RI ke-81, UNMA Rayakan Dies Natalis ke-25
PGRI Cibitung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Jalan Sehat dan Sambung Lirik
Semarak Hari Pramuka dan HUT RI ke-81, Ribuan Pelajar Meriahkan Gerak Jalan Cikeusik
Bawa Nama Panimbang ke Tingkat Nasional, Peserta Jamnas XII Resmi Dilepas
Enam Tahun Berdiri, MIS Durotun Nasihah di Cibitung Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pembangunan
Komite SMK Pelita Cibitung Ajak Wali Murid Bersinergi Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
Dari Anak Petani Menjadi Pamong Praja Muda, Kisah Inspiratif Toriq Disematkan Pangkat oleh Presiden
PPWI Ucapkan Selamat Atas Pengukuhan Prof. Dr. Geni Rina Sunaryo sebagai Profesor Riset Teknologi Nuklir
Berita ini 36 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Peringati HUT RI ke-81, UNMA Rayakan Dies Natalis ke-25

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:02 WIB

PGRI Cibitung Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Jalan Sehat dan Sambung Lirik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Semarak Hari Pramuka dan HUT RI ke-81, Ribuan Pelajar Meriahkan Gerak Jalan Cikeusik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Bawa Nama Panimbang ke Tingkat Nasional, Peserta Jamnas XII Resmi Dilepas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Enam Tahun Berdiri, MIS Durotun Nasihah di Cibitung Belum Pernah Tersentuh Bantuan Pembangunan

Berita Terbaru