Pandeglang | Radar Bansel
Kepala Desa Margasana, H. Syaifullah yang akrab disapa Jaro Adi Abang, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Liga Margasana Cup Jilid 13 Tahun 2026. Pembukaan digelar di Stadion Gelora Eman Yasin, Kampung Kadu Parasi, Desa Margasana, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (4/7/2026).
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan disambut antusias ratusan masyarakat serta pecinta sepak bola. Seremoni pembukaan ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Jaro Adi Abang sebagai simbol dimulainya kompetisi tahunan yang telah menjadi agenda olahraga masyarakat Desa Margasana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Laga pembuka mempertemukan Persika B Kasepen Carita melawan GP Cipacing. Kedua tim tampil atraktif dan kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas di hadapan para penonton yang memadati Stadion Gelora Eman Yasin.
Acara pembukaan turut dihadiri Kapolsek Pagelaran AKBP Tb. Saepudin yang diwakili anggota Polsek Pagelaran, Camat Pagelaran Drs. Asep Saepudin yang diwakili unsur kecamatan, Danramil Pagelaran Kapten Inf. Mas Ali Rohman, Babinsa Desa Margasana Sertu Dede Suharsana, Ketua Pelaksana Fitra Ramadhan, S.H., perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia pelaksana, serta para pecinta sepak bola.
Dalam sambutannya, Jaro Adi Abang mengatakan penyelenggaraan Liga Margasana Cup yang kini memasuki jilid ke-13 merupakan bukti komitmen pemerintah desa bersama masyarakat dalam membina olahraga, khususnya sepak bola. Menurutnya, sepak bola menjadi sarana membangun karakter generasi muda, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.
“Alhamdulillah, Liga Margasana kembali dapat kita laksanakan. Turnamen ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi, membangun persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pemuda dan masyarakat,” ujar Jaro Adi Abang.
Ia mengajak seluruh pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai fair play selama turnamen berlangsung.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam olahraga. Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan menjadikan turnamen ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Jaro Adi Abang juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, aparat keamanan, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Berkat dukungan tersebut, Liga Margasana Cup Jilid 13 kembali dapat terselenggara dengan baik dan diharapkan terus menjadi agenda olahraga tahunan yang membanggakan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Liga Margasana Cup Jilid 13, Fitra Ramadhan, S.H., menyampaikan bahwa hingga hari pembukaan sebanyak 84 klub telah mendaftarkan diri sebagai peserta. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena panitia masih membuka pendaftaran bagi klub-klub yang ingin berpartisipasi.
Menurutnya, tingginya minat peserta menunjukkan bahwa Liga Margasana telah berkembang menjadi salah satu turnamen sepak bola tingkat desa yang memiliki daya tarik besar. Turnamen ini juga menjadi ajang silaturahmi antarklub dari berbagai daerah.
Selain memperebutkan prestasi, turnamen ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola lokal, mempererat hubungan antarpemuda, sekaligus mendorong lahirnya talenta-talenta baru yang mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.
Pertandingan pembuka antara Persika B Kasepen Carita dan GP Cipacing berlangsung sengit sejak peluit kick-off dibunyikan. Kedua kesebelasan saling menampilkan permainan menyerang yang menghibur para penonton. Hal ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pertandingan Liga Margasana Cup Jilid 13 Tahun 2026 yang akan berlangsung hingga seluruh agenda kompetisi selesai.
(IS)







Komentar
Silakan login untuk berkomentar.