Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Radarbansel.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang kedokteran dan sains.

 

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama dengan Imperial College London akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Jadi Imperial College, saat ini kita sudah membicarakan banyak hal terkait dengan rencana kita untuk membangun strategic partnership untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan kedokteran,” ujar Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

 

Dalam pertemuan tersebut, Brian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga membahas rencana pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains di Indonesia. Imperial College London akan berperan dalam mendukung pengembangan institusi tersebut melalui penguatan kurikulum, standar pengajaran, penelitian bersama, hingga keterlibatan profesor internasional.

 

“Tadi juga dibicarakan terkait dengan rencana Bapak Presiden mendirikan 10 medical dan science university, nantinya akan dibantu banyak oleh Imperial College. Jadi nantinya kurikulumnya, penyiapan standar pengajarannya, kemudian joint research-nya, kemudian juga visiting professor akan banyak dilakukan bersama-sama dengan Imperial College dan juga kampus-kampus lainnya,” jelas Mendiktisaintek.

 

Menurut Mendiktisaintek, kerja sama dengan Imperial College London menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan riset.

 

“Hari ini Imperial College yang diterima oleh Bapak Presiden, ini adalah sebuah capaian yang sangat baik. Karena kita tahu, baru saja QS Ranking mengumumkan Imperial College ini adalah ranking kedua di dunia di bawah MIT,” katanya.

 

Brian menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan memberikan dampak luas bagi perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya terbatas pada 10 universitas medis yang akan dibangun.

 

“Tetapi kami yakin juga dampaknya pasti juga akan dapat dirasakan oleh kampus-kampus yang lainnya di seluruh Indonesia. Sehingga kita berharap kunjungan ini, pertemuan tadi diterima langsung oleh Bapak Presiden, ini membuka pintu kerja sama strategis yang lebih luas di dunia pendidikan di Indonesia,” ujar Mendiktisaintek.

 

Lebih lanjut, Mendiktisaintek menuturkan bahwa kerja sama ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian nasional mengingat reputasi Imperial College London di bidang medis dan sains.

 

“Kita juga tahu untuk pendidikan medis, Imperial College ini peringkat keempat di dunia. Sehingga kalau kerja sama ini nanti bisa direalisasikan, tentu ini adalah sebuah peluang besar bagi bangsa Indonesia untuk bersama-sama langsung dengan kampus yang sangat top di dunia, untuk bisa menaikkan juga kualitas pengajaran, penelitian di Indonesia yang tentunya diharapkan juga ranking kita di dunia, kampus-kampus kita ini juga akan ikut naik,” ungkapnya.

 

Dengan reputasi Imperial College London yang menempati peringkat keempat dunia di bidang pendidikan medis, kemitraan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian nasional, sekaligus mempercepat lahirnya generasi dokter, ilmuwan, dan peneliti Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.

 

(BPMI Setpres)

Berita Terkait

Turnamen Tanjungan Cup 2026 Resmi Bergulir, 63 Tim Berebut Gelar Juara
BPPKB 98 Cibaliung Tak Terbendung, Saputra Huni Tumbang 2-0 di Gubernur Cup
TNI Polri Bertemu di Cilangkap Kompak Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional
Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi
Pastikan Kesiapan Satuan, Wakasad Dampingi Menhan dan Wapang TNI Tinjau 3 Sat TP di Kodam IV/Diponegoro
Tito Karnavian Tegaskan Kesiapan Integrasikan Sistem Data Kemendagri ke Satu Data Indonesia
Usia 58 Tahun, Pusrehabkeshan Kemhan Mantapkan Pelayanan Kesehatan Pertahanan
Gunung Anak Krakatau Level III, PVMBG Klarifikasi Radius Bahaya Resmi 3 Kilometer
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Turnamen Tanjungan Cup 2026 Resmi Bergulir, 63 Tim Berebut Gelar Juara

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:20 WIB

BPPKB 98 Cibaliung Tak Terbendung, Saputra Huni Tumbang 2-0 di Gubernur Cup

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:53 WIB

TNI Polri Bertemu di Cilangkap Kompak Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 04:18 WIB

Gugatan Sosial dari Rakyat: Menakar Ulang Kontrak Sosial Indonesia di Tengah Badai Korupsi

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:11 WIB

Pastikan Kesiapan Satuan, Wakasad Dampingi Menhan dan Wapang TNI Tinjau 3 Sat TP di Kodam IV/Diponegoro

Berita Terbaru